melihatmu merasa panik itu sebuah keberuntungan.
aku mengira kamu akan tangguh menyimpan sifat aslimu, mempertahankan berlapis-lapis topeng yang tebal itu.. ternyata tidak.....
menghela napas dengan panjangnya, membuktikan bahwa aku tidak akan mengira itu akan terjadi dan kulihat langsung. seperti sebuah kebodohanmu yang tidak kamu sadari...oh my God !
kamu melihatku sejenak dan mengerutkan kedua alis tebalmu..tidak perlu kamu melontarkan kata-katamu untuk memperjelas bahasa tubuhmu. aku tahu apa yang tersirat itu !
.......................................................
iyaa, aku tahu aku harus diam tidak membatinmu apalagi membicarakanmu, membicarakan kebodohanmu itu..
aku mulai melihat sedikit penyesalan dari sikap sadarmu setelah itu, sangat sadar dan lemah..
menanyakan, memaksa bukan langkah berikutnya setelah aku menangkap basah semua kebodohanmu, hanya diam dan menilai.....
Minggu, 01 Mei 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar