dia tidak memberikanku sebuah kerugian fisik tapi batin itu yang berlipat-lipat ganasnya.
mungkin karena dia menang dalam sebuah pemilihan dan keputusan lantas aku tidak rela dan memungkiri sebuah kenyataan, oh how poor i am !
warna rona wajahnya itu sangat terang dan damai, tersimpan sebuah ketidaktahuan dia tentang kami. aku dan kamu !
apa ya..semacam apa ya...
ketika dia datang dengan sebuah senyum hangat nya aku merasa seperti tertampar golok, tertusuk panah yang sangat tajam dan berkarat. hmmm...
sebenarnya aku yang berlebihan untuk menilai dirinya sejauh itu, tidak bersalah dan memang begitu..
kenapa..?
yang tidak kusuka itu adalah karena dia yang terpilih, bukan aku...!
orang ketiga setelah dia, itu adalah aku.
sangat kasihan, penuh iba dan menyesakkan.
penuh tawa.
penuh pesan yang tersirat
penuh kemenangan
penuh sesuatu yang dinanti dan mereka menyukai...
kalau dipikir untuk mengalahkannya, kita itu tidak berperang hanya aku yang berlebihan.
kita sama-sama tahu porsi masing-masing dari kita, SAMA.
''kamu mengagung-agungkan kelebihan dia yang tidak kamu dapat dari aku, mungkin.''





2 komentar:
seperti biasa.. susah dipahami nek belum dibaca seribu kali :o
ahhaaaaaa.....
true story,,hhaaa
Posting Komentar